Materi Pelajaran Sekolah untuk SD, SMP, SMA dan SMK

Mari belajar

Aktivitas untuk Mewujudkan Prestasi

Prestasi pribadi atau kelompok dapat dicapai apabila seseorang secara individu atau kelompok dengan me-ngembangkan potensi yang ada pada diri masing-masing pribadi. Potensi diri semakin lama semakin bertambah dan meningkat hal ini sejalan dengan proses pembelajaran dan pengalaman seseorang.

Potensi yang ada baru dapat berubah menjadi karya dan prestasi jika ada motivasi dalam dirinya. Motivasi pada diri seseorang sifatnya labil tergantung pada keadaan dan perasaan seseorang. Bila semangat beraktivitas tinggi akan menghasilkan karya atau prestasi yang maksimal. (Read more…)

Mengembangkan Potensi Diri untuk Berprestasi sesuai Kemampuan

Potensi adalah daya, kekuatan, kemampuan, kesanggupan, kekuasaan, dan kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dapat dikembangkan; sesuatu yang menjadi aktual. Potensi diri adalah daya, kekuatan atau kemampuan seseorang yang dimiliki yang memungkinkan dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang aktual.

Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dari yang telah dilakukan, dikerjakan.

Potensi diri dalam mewujudkan prestasi perlu dikembangkan dan dilatih. Ada dua hal yang penting dalam diri manusia untuk dapat berprestasi yaitu potensi dan motivasi diri. Potensi diri atau kemampan diri setiap saat bisa ditambah dan ditingkatkan. Potensi diri semakin lama semakin tinggi sejalan proses pembelajaran dan pengalaman. Potensi diri baru dapat berubah menjadi karya atau prestasi jika ada motivasi. Tanpa motivasi yang tinggi potensi yang ada dalam diri seseorang akan sia-sia. (Read more…)

Meningkatkan Prestasi Diri untuk Meningkatkan Keunggulan Bangsa

Tidak ada istilah terlambat melakukan sesuatu untuk masa depan yang lebih baik atau untuk berprestasi. Kesuksesan seseorang dalam berprestasi dipengaruhi oleh berbagai aspek lahiriah dan batiniah secara seimbang. Kekayaan materi juga merupakan salah satu sarana membuat perjalanan seseorang menuju berprestasi. Kesuksesan hidup juga termasuk kesehatan pikiran dan tubuh, energi dan semangat hidup, pemenuhan hubungan, kebebasan untuk berkreasi dan berinovasi, stabilitas emosi dan jiwa, rasa sejahtera, kedamaian pikiran dan kebahagiaan. Pengalaman hidup juga mendukung terwujudnya seseorang meningkat prestasi hidupnya.

Kesuksesan berprestasi tidak ditentukan oleh latar belakang pendidikan dan umur. Bahkan banyak di antara orang yang sukses berprestasi besar di dunia ini pendidikan akademisnya rendah dan umurnya relatif muda. Di sini faktor penentu utamanya adalah motivasi dan pengembangan potensi yang dimiliki. Seseorang dapat sukses dalam berprestasi apabila ia dapat bekerja sebaik-baiknya; dapat menggunakan segala kemampuan pemberian Tuhan dan dapat bersikap positif. (Read more…)

Sikap Terhadap Dampak Globalisasi

Telah kita ketahui bersama bahwa globalisasi ditandai dengan semakin kaburnya sekat-sekat antarnegara artinya antarnegara di dunia ini seolah-olah tidak memiliki batas geografis. Hal ini berdampak pada keberadaan suatu bangsa. Suatu bangsa akan kehilangan jati diri dan nilai-nilai budayanya.

Untuk menghadapi dampak globalisasi dalam kehidupan bangsa Indonesia, arah kebijakan yang ditetapkan adalah:

Kebijakan bidang pendidikan dalam menghadapi tantangan globalisasi

Dalam era globalisasi arah kebijakan pendidikan salah salah satunya adalah “Meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni“. (Read more…)

Mengatasi Dampak Negatif Globalisasi dengan Pancasila

Di samping dampak positif globalisasi ada dampak negatif globalisasi yang harus diwaspadai seperti terjadinya pergeseran budaya dan terjadinya dominasi dari yang kuat terhadap yang lemah. Dalam pandangan Bapak Sutrisno mantan wakil presiden RI tahun 1993–1998 kondisi bangsa yang terpuruk ini disebabkan komponen bangsa cendurung melupakan landasan dan tumpuan berpijak.

Landasan dan pijakan bangsa Indonesia tidak lain adalah Pancasila. Jadi Pancasila dalam era globalisasi ini harus dijadikan landasan berpijak bagi kehidupan bangsa Indonesia. (Read more…)

Dampak Negatif Globalisasi terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

Selain dampak positif, globalisasi dan kemajuan iptek membawa dampak negatif dalam kehidupan manusia. Dampak negatif tersebut terlihat dengan munculnya beberapa paham antara lain:

Paham elitisme

Paham ini cenderung bergaya hidup berbeda dengan rakyat kebanyakan. Sikap terbuka sekaligus waspada terhadap pengaruh globalisasi dan penerapan iptek amatlah penting. Hal ini dimaksudkan agar bangsa Indonesia mampu menjadi bangsa yang modern. (Read more…)

Dampak Positif Globalisasi terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

Kita makin meyakini bahwa globalisasi dan kemajuan iptek akan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Sebagai contoh dampak positif globalisasi dan kemajuan iptek antara lain masyarakat semakin mudah mendapat informasi baik informasi kehidupan dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan globalisasi dan kemajuan iptek, masyarakat semakin luas wawasannya sehingga mendorong untuk menanggapi berbagai persoalan kemasyarakatan seperti demokrasi, hak asasi manusia, pemerintahan, gender, lingkungan hidup dan berbagai nilai-nilai universal. Selain contoh pengaruh positif globalisasi tersebut masih ada pengaruh positif lainnya antara lain: (Read more…)

Peran Indonesia sebagai salah satu negara pendiri Gerakan Nonblok

Gerakan Nonblok adalah organisasi negara-negara yang tidak masuk Blok Barat dan Blok Timur. Gerakan Nonblok disebut juga nonalignedyang artinya tidak memihak. Gerakan negaranegara nonblok lahir sekitar tahun 1960-an, ketika politik dunia dikuasasi oleh Blok Barat dan Blok Timur.

Blok Barat dengan menganut liberalisme dalam pengaruh Amerika Serikat dan Blok Timur yang menganut komunisme dalam pengaruh Uni Sovyet. (Read more…)

Indonesia sebagai anggota PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa)

Indonesia masuk anggota PBB tanggal 28 September 1950 yang tercatat menjadi anggota ke-60. Tetapi Indonesia pernah keluar dari anggota PBB. Pada tanggal 28 Desember 1966 secara resmi Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB. Masuknya kembali Indonesia menjadi anggota PBB disambut baik oleh sejumlah negara terutama dari Asia.

Di PBB inilah bangsa Indonesia memperjuangkan negaranegara yang belum merdeka dan aktif ikut serta menciptakan perdamaian dunia dengan dikirimnya pasukan perdamian PBB dari Indonesia seperti Pasukan Garuda untuk perdamaian Kamboja, Timur Tengah, dan sebagainya. (Read more…)